Agung Tri Yulianto Peraih Medali Perak Bidang Studi Geografi Pada OSN di Manado 2019

Perjalanan menghadapi OSN kali ini lebih melelahkan daripada OSP. Menjalani pelatihan 8 hari di Jakarta dan 4 hari di Surabaya dalam waktu berdekatan juga di waktu liburan sangat menyita waktu dan tenaga. Di saat teman-teman saya menikmati liburan, saya harus belajar selama 10 jam setiap harinya. Di tengah-tengah kesibukan mempersiapkan OSN, saya masih menyempatkan waktu untuk berorganisasi. Singkat cerita, tibalah hari di mana saya harus berangkat ke Manado, Sulawesi Utara. Setelah pembukaan, diadakanĀ technical meetingĀ dimana peralatan elektronik seluruh peserta bidang Geografi dikumpulkan selama 2 hari. Saya merasa kurang maksimal di tes hari pertama, terutama pada tes multimedia, saya merasa sangat kesulitan. Beruntungnya, saya bisa membalikkan keadaan di tes lapangan hari kedua. Walaupun begitu, saya sempat sakit di saat istirahat tes lapangan, padahal setelahnya ada tes lagi di kelas. Saya merasa sudah melakukan yang terbaik dan merasa percaya diri untuk mendapatkan medali, kira-kira perunggu lah. Setelah serangkaian tes selesai, barang elektronik peserta dikembalikan dan kita berwisata ke Danau Linow dan Benteng Moraya, serta pendidikan karakter pada malam harinya. Akhirnya, hari yang saya tunggu tiba, yaitu pengumuman juara. Saya sempat merasa khawatir karena nama saya tidak disebut saat pengumuman peraih medali perunggu. Namun, Tuhan ternyata memberikan saya yang lebih baik, medali perak. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam menghadapi OSN ini, terutama kepada orang tua saya.

Foto Agung dan Yusuf Kontingen dari SMADA Kediri

Foto Aan, Agung dan Yusuf

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *