Alfreya Shahla Juara 1 Storytelling Competition Tingkat Nasional di Polinema

Accounting Skill and English Competition (ASEC) 2019 adalah lomba tingkat Nasional se-SMA/MA/SMK di Indonesia yang diadakan oleh Politeknik Negeri Malang pada hari Sabtu,tanggal 26 Oktober 2019.ASEC terdiri dari 3 mata lomba yaitu Olimpiade Akutansi,Speech Contest,dan Story Telling Competition.

Alhamdulillah,saya mendapatkan juara 1 dalam mata lomba Story Telling Competition melawan 46 peserta dari seluruh Indonesia.Mereka adalah peserta yang hebat dan sering menjuarai lomba storytelling di berbagai kompetisi bergengsi tingkat Nasional.Bahkan,ada yang dalam keseharian mereka berbicara menggunakan bahasa Inggris.
Lomba ini terbilang cukup unik karena dari babak penyisihan hingga babak final,peserta dikarantina di ruangan yang steril dari guru pendamping dan supporter.Sehingga,saya mendapatkan banyak teman baru dan bisa saling berbagi pengalaman.
Dalam lomba Story Telling ada 2 babak yaitu babak penyisihan dan babak final.
Pada babak penyisihan,peserta membawakan cerita wayang Indonesia dengan durasi maksimal 7 menit.Dalam babak penyisihan,saya membawakan cerita Rama dan Shinta.Cerita ini saya pilih karena memiliki keunikan dari karakter-karakter yang ada.Bahkan,saya harus menirukan tokoh “Hanuman” dengan bergaya seperti monyet dan menirukan tokoh “Rahwana” yang bersuara seperti raksasa.Dari 46 peserta diambil 8 besar untuk mengikuti babak final.
Dan alhamdulillah saya berhasil meraih peringkat 3 dari 8 besar pada babak pertama.Selisih poin yang saya peroleh hanya 1 poin dengan peringkat pertama.
Babak final adalah babak yang tersulit menurut saya.Karena pada babak final ini,peserta wajib menguasai 8 cerita dari film fantasi luar negeri yang dirilis 10-15 tahun yang lalu.Peserta akan mengambil lotre salah satu judul cerita secara acak lalu membuat sekaligus menghafalkan naskah story telling dalam waktu 20 menit.
kemudian,naskah yang telah dibuat dikumpulkan ke panitia dan peserta dilarang membawa catatan,menghafalkan,dan mempelajari isi naskahnya kembali.
Kemudian,peserta dibawa ke ruang karantina lain untuk memberikan penampilan yang terbaik di depan dewan juri.Durasi penampilan pada babak final maksimal 8 menit.Pada babak final,saya mendapatkan undian cerita “Bolt” yang mengisahkan tentang seorang anak anjing dan pengasuhnya yang setia.Semua peserta menampilkan yang terbaik dengan kreasi mereka masing-masing
Setelah babak final selesai,dilanjutkan pengumuman juara.Juara pada lomba storytelling hanya diambil 3 besar.
Alhamdulillah,saya berhasil meraih juara pertama.Hadiah yang diperoleh cukup besar dan banyak yaitu uang pembinaan sebesar Rp 1.750.000 , merchandise , sertifikat , surat rekomendasi free pass masuk politeknik negeri malang , piala kejuaraan , piala rektor politeknik negeri malang , dan piala bergilir dari Gubernur Jawa Timur.Selisih poin yang saya peroleh dengan juara 2 adalah 24 poin.
Saya merasa sangat bersyukur,senang,sekaligus bangga dengan segala pencapaian yang berhasil saya peroleh.Meskipun saya disibukkan dengan 2 lomba lain dalam waktu dekat,alhamdulillah saya bisa memberikan yang terbaik untuk lomba yang saya geluti sejak kecil.
Kunci kemenangan saya tidaklah sulit.Hanya berusaha sebaik mungkin,berlatih rutin,dan sepenuhnya menyerahkan segala hasil kepada Allah SWT.
Saya mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada orang tua dan guru pendamping saya yang luar biasa yaitu Mam Sri Poedji Titis Harsiati dan Miss Kevina Ardans Asidiqi.Terimakasih untuk Mam Titis yang telah membina saya dan menyempatkan waktu untuk pembinaan di rumah beliau saat hari libur sekolah sebelum saya berangkat ke Malang dan kepada miss Kevina yang sudah mengantarkan,mendampingi,dan menyemangati saya selama berlomba di Malang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *