Joana dan Yusuf peserta OSN dari SMADA di Padang

Ananda Johana dan Yusuf baru pulang mengikuti OSN di Padang, walaupun belum berhasil membawa medali emas pulang, namun kisahnya pantas untuk disimak dan dijadikan pengalaman untuk adik-adik kelasnya:

Joana Sugiarto sekarang duduk di Kelas XII Mia6, Peserta OSN Kimia ini mengisahkan bahwa sebenarnya memasuki ajang olimpiade ini memang telat, baru H-10 bulan dari OSN baru mulai belajar serius, waktu memasuki zaman-zaman OSK, saya sudah rajin membaca buku dan mengerjakan soal-soal tahun sebelumnya dan soal dari negara lain, demikian juga pola belajar seperti ini saya terapkan hingga memasuki jenjang OSN.

Menurut saya dari 4 pelajaran IPA yang kita kenal di kelas, Kimia adalah pelajaran yang lingkupnya paling luas tapi entah mengapa saya suka, dengan begitu proses belajar kimia bukan hanya untuk memperoleh prestasi, tapi juga sebagai penyaluran hobi, demikian cerita Johana yang bercita-cita ingin melanjutkan kuliah jurusan Kimia di Singapura setelah lulus dari Smada.

Yusuf Kurniawan Kelas XI MIPA 4 Bidang OSN Kebumian, mengisahkan Mengikuti OSN adalah cita-cita saya sejak dari SMP, tapi baru terwujud saat sekolah di SMAN 2 Kediri. Saat memasuki SMA saya baru belajar benar0benar giat agar lolos seleksi OSN. awalnya saya memilih bidang Biologi , karena sejak SMP sudah suka. Tetapi karena persaingannya cukup ketat , akhirnya tidak lolos. Saya agak sedih saat itu, tapi tetap semangat agar dapat mencapai impian saya yaitu juara OSN.Akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti bidang lain, yaitu Kebumian.

Mengapa kebumian? Karena menurut saya bidang ini mempunyai peluang paling besar dibandingkan bidang yang lain.Saya mulai mempelajari soal-soal tahun lalu dan benar soal-soal yang saya pelajari banyak yang keluar dan akhirnya saya peringkat 1 Kebumian pada waktu seleksi disekolah. saya belajar keras dan akhirnya tidak sia-sia saya lolos OSK,OSP dan menjari peserta OSN dan melangkah sampai ke Ranah Minang. 3 Kata agar lolos OSN yaitu: Optimis, Ihtiar, dan tawakal.

Demikian kisah dari peserta OSN 2018…sampai jumpa di OSN tahun depan

Vivat Smada…….

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *