PASKOT DAN PASPROV KEBANGGAAN SMAN 2 KEDIRI

PASKOT DAN PASPROV KEBANGGAAN SMAN 2 KEDIRI

Halo semua… Nggak kerasa udah tanggal 17 Agustus lagi yang ke 72 nihh. Bagaimana cara kalian merayakan kemerdekaan negara kita ? Pasti semakin meriah dari tahun ke tahun yaa dan semoga kemerdekaan Negara Indonesia ini bisa terus dirayakan dan dirasakan sampai anak,cucu,cicit kita yaa Aamiin…

Nah buat temen-temen sama kakak-kakak sahabat Diossa ada yang tau tradisi di SMADA saat perayaan kemerdekaan Indonesia nggak? Parah nih kalau nggak tau HAHA. Pasti semua orang udah tau karena pada tanggal 17 Agustus SMADA selalu ada upacara pengibaran bendera merah putih yang langsung dilaksanakan oleh Unit Paskibra. Tau nggak nih Unit paskibra itu apa? Review materi dikit yuk. Jadi, Paskibra SMADA Kediri adalah sebuah organisasi kepemudaan yang didirikan pada 5 Oktober 1999 merupakan Paskibra pertama dan yang tertua di Kota Kediri (patut diapresiasi) tujuannya adalah melatih jiwa kepemimpinan,membentuk pribadi yang tangguh dan teguh,bertanggung jawab,memilki jiwa nasionalisme yang tinggi,serta berwawasan luas. Paskibra SMADA sudah sering mengikuti dan menjadi juara di berbagai lomba dibidang baris-berbaris. Dari review materi tadi keliahatan banget ya kalau Paskibra SMADA tidak diragukan lagi prestasi dan kerennya waduuuu.

Selain bertugas untuk mengibarkan bendera merah putih saat upacara 17 Agustus di sekolah, paskibra SMADA ini juga bertugas mengibarkan sang saka merah putih di pemkot bahkan di pemprov loh. Hayolo kok bisa?gimana caranya?siapa aja yang kesana?apa nggak ribet? Eits tahan dulu keponya simak terus artikel ini biar nggak bingung hehe.

Bukan hanya pengibaran disekolah, namun Paskibra SMADA juga bertugas mengibarkan sangsaka merah putih hingga ke tingkat kota (fokus kota dulu ya). Jadi petugas pengibar bendera itu harus memenuhi syarat nggak bisa tau-tau jadi petugas pengibar di tingkat kota, ada beberapa tes yang harus dilewati agar bisa menjadi PASKOT. Syarat utamanya sudah pasti harus anggota Paskibra(kalo bukan dijamin susah deh),memilki postur tubuh yang sesuai,dan sudah mengerti dan paham tentang materi baris-berbaris. Lalu sekolah akan mengeluarkan beberapa perwakilan yang sekiranya telah menmenuhi syarat dan akan dikirim ke kantor DISBUDPARPORA (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga). Disana,kakak-kakak paskibra akan dites fisiknya yang sesuai dengan persyaratan.

Jika lolos tahap pertama,kakak-kakak ini akan melanjutkan ke tes tahap kedua yang dilaksanakan di Gor Jayabaya. Pada tahap kedua ini,tesnya meliputi tes meliputi tes tulis mengenai kenegaraan, ada pula tes wawancara termasuk bahasa inggris,tes bakat,dan tes PBB. Jika sudah lolos tes tahap kedua ini,kakak-kakak paskibra akan dikarantina dan dilatih secara khusus. Latihan dilakukan kurang lebih selama 3 minggu,mulai tanggal 31 Juli 2017 sampai 16 Agustus 2017. Latihan diadakan setiap hari kecuali hari minggu, tapi kakak-kakak paskot dari SMADA masih menyempatkan diri untuk melatih pasukan pengibaran di SMADA(benar-benar memilki dedikasi yang tinggi ya).

Jika diliat dengan seksama, tahapan-tahapan tes dan latihan yang dilalui kakak-kakak paskibra SMADA ini benar-benar menguras waktu dan tenaga ya tapi bagaimanapun juga mereka masih dalam status pelajar di SMADA, lalu bagaimana pelajaran mereka?sementara latihan untuk pengibaran memakan waktu 3 minggu lebih dan dilakukan mulai senin – sabtu dari pagi hingga sore? Menurut narasumber kita nih Kak Ardheanata dari XI MIPA 2, kita harus benar-benar memanfaatkan waktu luang.“Sehabis latihan sempatkan diri untuk istirahat,misal kita pulang pukul setengah 6 ya dek  kita sampai rumah langsung mandi,makan,dan tidur nanti sekitar jam 2 atau jam 3 kita bisa bangun buat belajar atau mengerjakan PR dengan begitu waktu luang yang ada bisa dimanfatkan dengan baik bukannya ada waktu malah dihabiskan buat nge-game dan selama latihan ini kita tidak memikirkan yang namanya game atau hal-hal yang tidak berkaitan dengan pengibaran dek kita fokuskan dulu” jelasnya pada saat wawancara beberapa waktu yang lalu.

Tapi apa nggak capek ya jika kita harus latihan dari pagi hingga sore lalu masih harus belajar agar tidak tertinggal pelajaran? “ Jadi gini dek, Latihan nggak kerasa berat meskipun pasti ngerasa capek,karena banyak teman yang mendukung serta solidaritas yang tinggi antar sesama anggota paskibra kota. Seperti kata pepatah yaitu “Berat sama dipikul,Ringan sama dijinjing” yang berarti suatu hal seberat apapun,apabila ditanggung bersama akan terasa ringan. Terus,tetep merasa enjoy sama beban yang kita punya dan nggak dipikir terlalu berat juga penting dek. Jadi mau latihan segimana sering dan berat,kita masih tetap enjoy dan masih tetep semangat ngejalani semua kegiatannya dek” tambah kak Ardheanata.

Nah,kita harus mengambil pelajaran dari cerita kakak-kakak paskibra SMADA tersebut teman. Sebanyak apapun kegiatan kita,sesibuk apapun kita nyatanya kita masih seorang pelajar yang harus memprioritaskan pelajaran diatas semua kegiatan ekstra kita. Yang yang terakhir, Kakak-kakak Paskot punya pesan nih untuk teman-teman anggota paskibra SMADA’20 agar tetap semangat,selalu menjaga kekeluargaan, dan solidaritasnya antar sesama.

Berikut ini adalah daftar nama kakak-kakak paskibra SMADA yang menjadi PASKOT Kediri tahun 2017 :

  • Widad Sekar Putri Rinardi (XI MIPA 2)
  • Septian Inzaghi (XI IIS 2)
  • Reza Edri Putranto (XI MIPA 3)
  • Aruna Widyantara Putra (XI MIPA 2)
  • Nisrina Hana Aziza (XI MIPA 4)
  • Patrinia Dinar Fatih (XI MIPA 4)
  • Riza Putri Cahyaningtiyas (XI MIPA 2)
  • Ardheanata Nur Falaq (XI MIPA 2)
  • Nabilla Johana Permata Putri (XI MIPA 8)
  • Muhammad Rafli Ramadhan(XI MIPA 2) (pasprov)

Dokumentasi :

*)atas paskot,bawah pasprov

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PASKOT KOTA KEDIRI

Persiapan yang dilakukan menjelang seleksi paskot :

  • Persiapan kesehatan
  • Persiapan materi PBB

Tahapan paskot :

  • Tes mulai dari sekolah(perwakilan), diambil beberapa yang memiliki tinggi badan sesuai. Tes dilaksanakan di kantor DISBUDPARPORA (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga).
  • Dilaksanakan di GOR Jayabaya meliputi tes tulis mengenai kenegaraan, ada pula tes wawancara termasuk bahasa inggris, tes bakat, dan tes PBB.

Latar belakang :

  • Bentuk cinta tanah air
  • Bagian dari Satria Muda
  • Membanggakan kedua orangtua
  • Membanggakan sekolah

Kendala yang dihadapi : lelah dan harus meninggalkan pelajaran di sekolah untuk sementara waktu.

Latihan nggak kerasa berat meskipun pasti ngerasa capek, karena banyak teman yang mendukung serta solidaritas yang tinggi antar sesama anggota paskibra kota. Seperti kata pepatah yaitu “Berat sama dipikul, Ringan sama dijinjing” yang berarti suatu hal seberat apapun, apabila ditanggung bersama akan terasa ringan. Kekompakan dan solidaritas memang hal utama didalam paskibra. Latihan yang keras dan menyita banyak waktu istirahat akan terasa ringan jika pada saat latihan ada rasa solidaritas yang tinggi antar sesama. Karena kakak-kakak paskot ini masih duduk dibangku SMA, dan dengan repotnya jadwal latihan mereka pasti mengalami kesulitan bahkan tertinggal pelajaran sekolah. Namun semua ketertinggalan itu tidak terlalu mengahalangi latihan kakak-kakak paskot dari SMADA ini justru mereka terus dibantu dan didukung oleh teman-teman sekelas mereka. Bahkan teman sekelas dari kakak-kakak paskot ini mau memberi catatan pelajaran yang tidak sanggup diikuti oleh kakak-kakak paskot dari SMADA jadi bukan hanya berprestasi dilapangan, tapi kakak-kakak paskot tetap terus sukses di pelajaran sekolah. Selain meminjam catatan dari teman sekelas, tidak membuat kakak-kakak paskibra kota SMADA ini merasa tenang dan tidak menyempatkan diri untuk belajar. Karena masih menyandang status pelajar, sesibuk apapun masih menyempatkan diri untuk belajar caranya? Dengan memanfaatkan waktu luang dengan baik. “Sehabis latihan sempatkan diri untuk istirahat, misal kita pulang pukul setengah 6 ya dek  kita sampai rumah langsung mandi, makan, dan tidur nanti sekitar jam 2 atau jam 3 kita bisa bangun buat belajar atau mengerjakan PR dengan begitu waktu luang yang ada bisa dimanfatkan dengan baik bukannya ada waktu malah dihabiskan buat ngegame dan selama latihan ini kita tidak memikirkan yang namanya game atau hal-hal yang tidak berkaitan dengan pengibaran, kita hentikan dulu”, kata salah satu perwakilan paskot dari SMADA.

Latihan dilakukan kurang lebih selama 3 minggu,mulai tanggal 31 Juli 2017 sampai 17 Agustus 2017. Latihan diadakan setiap hari kecuali hari minggu, tapi kakak-kakak paskot dari SMADA masih menyempatkan diri untuk melatih pasukan pengibaran di SMADA.

Wiiisshh.. Nggak kebayang kan seru nya kayak gimana? bisa dibuat motivasi untuk temen-temen sahabat Diossa yang ingin berprestasi di bidang non akademik dan baris berbaris nih. Karena SMADA bukan hanya terkenal dengan prestasi akademiknya loh sobat segudang prestasi non akademik juga menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi sekolah kita tercinta ini. Tentunya, bukan hanya diri sendiri yang bangga, tapi bisa menjunjung tinggi sekolah kita tercinta dan tentunya membanggakan orang tua kita.

Terima kasih sahabat Diossa yang setia membaca artikel dari kami. Nantikan artikel kami di edisi selanjutnya yaa!! Salam (QY, GP, ZA)

Agustus 2017

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *