Tiga Siswa Smada Lolos OSN 2019

Mohon do’a restu untuk siswa-siwa SMAN 2 Kediri yang lolos Olimpiade Sains Provinsi (OSP), dan akan bertanding pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019, mereka adalah:

Muhammad Aan (FISIKA) XI MIPA 2
Yusuf Kurniawan (KEBUMIAN) XI MIPA 4
 Agung Tri Yulianto (GEOGRAFI) XI IPS 2

PEMBINA
Dra. Emy Ermawati, M.Pd. (FISIKA)
Achmad Yoesoef, M.Pd. (KEBUMIAN)
Galoeh Dhoso Yoeliningrahayoe, S.Pd. (GEOGRAFI)

Berikut ini adalah kisah mereka selama mengikuti OSK dan Lolos OSP:

FISIKA oleh Muhammad Aan 
Pengalaman saya mengikuti osn dimulai saat kelas 10, pada saat itu saya gagal pada fase osk. Dikarenakan kegagalan tersebut, saya berusaha untuk bangkit, hal ini saya lakukan pada masa liburan kenaikan kelas, kelas 11. Saya memantapkan konsep-konsep yang saya rasa masih kurang paham, disela-sela kegiatan pun saya gunakan untuk sedikit-sedikit memahami materi osn saya, baik itu di sekolah ataupun di rumah. Saya terkadang juga mengikuti TO online yg biasanya diselenggarakan oleh pihak TOFI, hal ini saya lakukan untuk melatih kemampuan saya sebelum menghadapi rangkaian osn tahun 2019.
Pada saat hari-H OSK, saya merasa agak gugup dikarenakan materi yang saya pelajari masih sangat kurang, tetapi waktu sudah berlalu, saya berusaha semaksimal mungkin pada waktu OSK, dan Alhamdulillah saya tidak menyangka dapat ranking 4 passing grade se jawa timur,
Kemudian berlanjut ke fase OSP, saya benar-benar kebingungan mengatur waktu belajar dikarenakan waktu yang berbenturan dengan kegiatan SKAL. Saat hari-H osp, saya agak ketakutan dikarenakan melihat pesaing-pesaing saya yang berasal dari sekolah-sekolah maju yang ada di jawa timur, pada saat fase pengerjaan soal, saya sempat sedikit kebingungan dikarenakan banyak materi matematika kalkulus dan aljabar yang masih belum saya pelajari, alhasil, pengerjaan saya pun kurang maksimal, saya hanya bisa pasrah menunggu hasil, tetapi tidak disangka, ternyata saat pengumuman peserta osn jawa timur dipublikasikan, nama saya tercantum sebagai perwakilan jawa timur di OSN 2019 mapel Fisika.
Tentu saja persiapan saya di OSN ini masih sangatlah kurang, tetapi insyaallah saya akan berusaha untuk memberikan yang terbaik.

KEBUMIAN oleh Yusuf Kurniawan
Pengalaman saya mengikuti OSN Kebumian dimulai sejak saya masih kelas 10. Ketika itu, Kebumian atau yang lebih dikenal dengan Geosains menjadi bidang yang kurang fàmiliar di kalangan siswa SMA, termasuk saya. Karena rasa penasaran, saya akhirnya mencari beberapa artikel yang berhubungan dengan Geosains.
Setelah membaca artikel tersebut, saya merasa tertarik dengan bidang ini. Ketertarikan tersebut, akhirnya menghantarkan saya sampai ke OSN 2018 di Padang, Sumatera Barat. Tahun ini, saya mendapatkan kesempatan kedua untuk mengikuti OSN 2019 di Manado, Sulawesi Utara. Dengan berbekal ilmu, semangat, dan doa, InsyaAllah tahun ini, saya akan mendapatkan hasil yang terbaik. Aamiin…

GEOGRAFI oleh  Agung Tri Yulianto

Ya, jadi ini adalah OSK saya yang ke-4, terhitung sejak kelas 7 SMP. Jadi, tidak ada kata takut dan ragu dalam diri saya, mengingat saya selalu lolos OSK sejak SMP. Namun, OSK tahun ini sedikit berbeda karena saya harus membagi waktu dengan menjadi panitia macintos, yang acara puncaknya hanya selisih 2 hari dengan OSK.
Rabu, 27 Februari OSK selesai, tak ada keraguan dalam diri saya, pasti lolos pikir saya. Dan benar, saya lolos dan menduduki passing grade.

Kali ini, saya bertemu lagi dengan OSP untuk ke 4 kalinya, setelah 3 kali selalu gagal. Pengalaman pahit itu menjadi motivasi saya agar berhasil kali ini, mengingat ini adalah kesempatan terakhir. Belajar saja lama-lama bosan juga. Saya memberanikan diri untuk ikut Olimpiade Geografi dan Geosains (OGG) di ITB sekitar 2 minggu sebelum OSP, sekaligus mengetes kemampuan saya. Ini adalah keputusan yang sulit karena waktunya bersamaan dengan SKAL. Saya pikir ini adalah keputusan terbaik, karena kali ini saya berhasil pulang tidak dengan tangan kosong, segenggam medali perunggu yang saya bawa kali ini.

Oke, kali ini H-1 OSP. Belajar dari pengalaman, saya harus benar-benar siap, mulai dari materi, perlengkapan, dan juga kesehatan.

Hari demi hari berlalu, saya coba mengerjakan lagi soal OSP dan mengecek jawaban saya. Siapa sangka, banyak kesalahan yang saya buat, ternyata saya tidak fokus saat mengerjakan soal. Menyesal? Tentu.

Namun, saya tidak menyangka bisa lolos ke Nasional, dan itu pun peringkat ke-7 dari 7. Yah, sama seperti OGG di ITB, peringkat ke-12 dari 12. Kadang hidup se-asik ini.

 

APA ITU OSN?

A. Latar Belakang

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu syarat utama kemajuan sebuah bangsa. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengembangan bakat dan minat siswa SMA dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Upayaupaya tersebut dilakukan melalui berbagai lomba/olimpiade baik nasional maupun internasional. Olimpiade Sains Nasional (OSN) ini diharapkan dapat mengantarkan siswa untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, Olimpiade ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi siswa bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, Olimpiade Sains telah memiliki posisi khusus pada berbagai ajang bergengsi di dunia internasional dalam penguasaan sains oleh para siswa. Maka, melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas- 2 luasnya bagi siswa untuk mengekplorasi kemampuan dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukan dengan lahirnya juarajuara Olimpiade Sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional.

B. Tujuan Tujuan umum penyelenggaraan OSN antara lain:

1. mendapatkan dan mengembangkan siswa bertalenta dan berkarakter dengan prestasi internasional, sehingga mampu berkontribusi sebagai pionir pembangunan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mewujudkan bangsa yang unggul.

2. mendorong pemerataan prestasi untuk memaksimalkan penemuan siswa bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. menciptakan atmosfer berkompetisi dan berprestasi yang sehat, serta mendorong tumbuh kembangnya budaya silih asuh di sekolah dan semua pemangku kepentingan.

Tujuan Khusus:

1. menyelenggarakan seleksi secara berjenjang bagi peserta OSN dimulai dari Tingkat Sekolah, Tingkat Kabupaten/Kota, Tingkat Provinsi, dan Tingkat Nasional (OSN).

2. menyeleksi siswa yang mempunyai kompetensi/kemampuan dalam bidangnya masing-masing, yaitu bidang Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

3. menyiapkan calon peserta yang dapat diandalkan untuk mewakili Indonesia untuk Olimpiade Tingkat Internasional. 3

C. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter

3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa;

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 Tentang Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah

8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru

10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Tindak Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan

11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti

12. Renstra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015—2019 4

13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal

14. DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Program Penyediaan dan Layanan Pendidikan Sekolah Menengah Atas Tahun 2019.

D. Hasil yang Diharapkan

1. terselenggaranya seleksi secara berjenjang peserta OSN dimulai dari Tingkat Sekolah, Tingkat Kabupaten/Kota, Tingkat Provinsi, dan Tingkat Nasional.

2. terseleksinya calon peserta Olimpiade Sains Kabupaten/ Kota (OSK) untuk diikutsertakan ke Olimpiade Sains Provinsi (OSP), terseleksinya pemenang OSP untuk diikutsertakan ke Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan terseleksinya siswa terbaik dari Tingkat Nasional yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Sains Internasional

3. terseleksinya peserta OSN bidang Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

E. Bidang Sains yang dilombakan Bidang sains yang dilombakan pada tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional terdiri atas:

1. Matematika

2. Fisika

3. Kimia

4. Informatika/Komputer

5. Biologi

6. Astronomi

7. Ekonomi

8. Kebumian

9. Geografi

F. Tempat Pelaksanaan Olimpiade Sains Internasional Tahun 2020 OSN Tahun 2019

merupakan tahapan untuk menyeleksi siswa yang akan dipersiapkan mewakili Indonesia pada ajang Olimpiade Sains Internasional Tahun 2020.

Tempat pelaksanaan Olimpiade Sains Internasional Tahun 2020 adalah:

1. International Mathematical Olympiad (IMO): Rusia

2. International Physics Olympiad (IPhO): Lithuania

3. International Chemistry Olympiad (IChO): Turki

4. International Olympiad in Informatics (IOI): Singapura

5. International Biology Olympiad (IBO): Jepang

6. International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA): Kolombia

7. International Earth Science Olympiad (IESO): Rusia

8. International Geography Olympiad (IGeO): Turki

9. International Economics Olympiad (IEO): Kazakhstan

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *